Di Galeri

Di Galeri

Kenangan-kenangan terpampang di dinding

Satu per satu dibingkai

terpampang, untuk dinikmati

untuk diperlihatkan

untuk dipajang

Pintu dibuka

Satu per satu orang melintas

masuk ke dalam

Melihat yang terpampang

Memperhatikan, menilai,

Ada yang tertawa, ada yang terkagum

Ada yang mencemooh, menangis

ingin menyentuh, marah

Orang di dalam berjalan dari satu kenangan

ke kenangan yang lain

Coba meresapi, memahami yang dialami

Dari balik cermin yang membatasi salah satu dinding,

sang juru foto berdiri

memandangi orang-orang yang memandangi kenangan

“Adakah di antara mereka yang terekam di dalam bingkai?”

Bukan maksud sang juru foto memamerkan kenangan

hidup orang lain

Dia pun memiliki hidup, kenangan

Tapi siapakah yang merekam kenangan yang dialami?

Kamera hanyalah alat

Juru foto hanyalah subjek

Bingkai hanyalah media

Galeri hanyalah tempat

Kenanganlah yang terekam

kisah yang diceritakan

Puas menikmati kenangan,

pengunjung berjalan pulang

Di pintu keluar, sang juru foto meninggalkan pesan

“Terima kasih atas kenang-kenangan”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s