Self-Obsession

Predestination

Predestination

2014-Australia

Sutradara: Michael Spierig, Peter Spierig

Penulis: Michael Spierig, Peter Spierig, Robert A. Heinlein

Pemain: Ethan Hawke, Sarah Snook, Noah Taylor

Tehnologi baru ditemukan. Sebuah mesin diciptakan. Mesin yang membuat manusia dapat menembus ruang dan waktu. Mesin waktu yang memungkinkan manusia dapat mengubah kejadian di masa lalu dan membuat masa kini dan masa depan menjadi lebih baik. Itulah yang dilakukan dua pemeran utama di film ini.

Ethan Hawke dan Sarah Snook melakoni profesi yang dilakukan Chief John Anderton dalam Minority Report. Tetapi, yang kemudian terungkap adalah sebuah fatamorgana yang dilematis.

Tidak seperti film bergenre science fiction lainnya, yang dikisahkan dalam film ini adalah kejadian di masa lalu. Tehnologi canggih yang memungkinkan manusia menjelajah dimensi waktu sudah ada di masa lalu, sekitar 30 tahun lalu jika merujuk waktu rilis film ini.

Ada dua misi yang diemban oleh seorang agen polisi-waktu. Yang pertama, adalah obsesi pribadi: mencegah terjadinya sebuah ledakan besar yang merenggut banyak korban jiwa. Yang kedua, merekrut penerus yang akan menggantikan dirinya ketika pensiun.

Kejadian demi kejadian berlalu, kenyataan demi kenyataan terungkap. Alih-alih mengejar seorang penjahat yang selama bertahun-tahun dicari, sang agen ternyata dihadapkan pada kenyataan yang dilematis: bahwa yang dicari adalah orang yang sangat dekat dengan dirinya. Tidak berhenti sampai di situ.

Misi kedua yang dijalani pun kurang lebih serupa. Calon pengganti yang disiapkan ternyata adalah juga orang yang sangat dikenal.

Waktu yang Tak Dapat Diubah

Ketika memiliki tehnologi yang dapat membawa diri kita menjelajah waktu, satu hal yang pasti akan dilakukan adalah mengubah masa lalu demi membuat masa kini dan masa depan yang lebih baik. Atau setidaknya, memperbaiki masa lalu agar tidak melakukan kesalahan yang disesalkan.

Namun, manusia hanya dapat berusaha, sementara yang keputusan akhir tetap pada yang Maha Kuasa. Seberapa pun kerasnya usaha yang dilakukan, seberapa pun seringnya perbaikan yang dicoba, tetap saja, nasib memiliki alurnya sendiri yang tidak dapat diubah. Garis nasib sudah ditentukan dan garis itulah yang harus dijalani.

Pahit, memang. Ketika timbul harapan untuk dapat memperbaiki kesalahan di masa lalu, ternyata segala yang diusahakan tidak dapat mengubah apapun. Malah, yang terjadi hanyalah berputar di lingkaran yang sama. Lingkaran yang tak pernah terputus dan terus berulang.

Lingkaran Setan

Kisah kehidupan seorang manusia dimulai. Seorang bayi dilahirkan ke dunia. Bayi yang ditinggal di depan pintu sebuah panti asuhan. Bayi ini kemudian tumbuh, menjadi wanita dewasa yang cerdas. Tawaran menarik pun diterima dari sebuah instansi yang akan membuka kesempatan pada wanita untuk dapat terbang ke luar angkasa. Sayang, masyarakat pada saat itu belum siap menerima kenyataan bahwa wanita memiliki kemampuan untuk dapat menerbangkan pesawat luar angkasa. Masa depan yang semua tampak begitu gemilang pun harus punah. Tetapi, hidup terus berlanjut.

Wanita ini pun memutuskan bekerja sambil meluangkan waktu untuk terus menimba ilmu. Hari demi hari dilalui. Kecerdasan yang dimiliki membuat sang wanita tidak mudah jatuh cinta pada lawan jenis. Hingga suatu malam, ketika selesai kuliah, perkataan yang diucapkan seorang pria langsung menarik perhatiannya. Ketertarikan pun tumbuh menjadi cinta. Pertemuan yang dilanjutkan dengan perkenalan dan pertukaran cerita berujung pada persenggamaan. Hubungan yang menjadi awal hadirnya janin. Sayang, sebelum bayi dilahirkan, pria idaman tiba-tiba menghilang.

Kesuraman hidup tidak berakhir sampai di situ. Belum lagi keluar dari rumah sakit setelah melahirkan, berita buruk harus diterima. Bayi yang baru saja dilahirkan hilang tanpa jejak. Seseorang mengambilnya. Dan, semakin lengkap dengan kenyataan yang diungkap oleh seorang dokter. Di dalam diri sang wanita, terdapat dua hormon yang berkembang: pria dan wanita. Sayangnya, hormon kewanitaan menjadi begitu lemah setelah masa hamil dan melahirkan, sementara hormon pria berkembang dengan pesat. Sang wanita pun harus menjalani operasi pergantian kelamin serta pengangkatan payudara. Identitas baru pun dibuat. Kehidupan baru harus dijalani. Tidak lagi sebagai wanita, tetapi sebagai pria – yang pernah mengandung dan melahirkan.

Perjalanan waktu membawa sang pria bertemu dengan seorang pramusaji sebuah bar. Pertukaran cerita terjadi. Sang pria menceritakan kisah hidupnya, begitu pula dengan lawan bicara. Di akhir pembicaraan, sebuah tawaran diajukan oleh pramusaji. Sebuah profesi yang menarik untuk dilakoni. Bukan sebagai pramusaji bar, tetapi sebagai agen polisi-waktu. Sang pria pun diajak melintasi waktu. Mengunjungi masa lalu.

Sebuah perjalanan yang membuka tabir kehidupan yang dijalani. Mengungkap kenyataan yang tidak mudah untuk diterima. Kenyataan bahwa dirinya adalah sebuah awal dan akhir, bergulat di dalam lingkaran yang tak pernah berhenti dan tak pernah berubah.

Dia adalah pria yang membuat dirinya di masa lalu jatuh cinta, membuahinya, lalu pergi meninggalkan. Dia pulalah yang di masa depan melintasi perjalanan waktu dan mencuri seorang bayi yang baru dilahirkan lalu meninggalkannya di depan sebuah pintu yatim piatu.

Dia adalah pria yang ditemui di sebuah bar. Pramusaji yang bertukar cerita dan menawarkan profesi yang begitu menarik. Dia menjadi agen polisi yang begitu terobsesi pada seorang penjahat – yang ternyata juga adalah dirinya sendiri.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s