Come… Come in to My World

Gone-Girl

Gone Girl

2014-Amerika Serikat

Sutradara: David Fincher

Penulis: Gillian Flynn

Pemain: Ben AffleckRosamund PikeNeil Patrick Harris, Tyler Perry, Carrie Coon, Kim Dickens, dan Patrick Fugit

Yang menjadi pertanyaan utama dalam hal ini adalah, apa yang paling menyenangkan dari menjadi penulis? Merangkai kata, membentuk kejadian, dan menjadikannya cerita. Setidaknya, itu yang saya alami.

Jangan berpikir itu hanya berlaku untuk para penulis fiksi. Dalam perspektif yang berbeda, para penulis fakta pun melakukan hal serupa. Data-data dikumpulkan, direkonstruksi, dirangkai menjadi cerita. Meski berdalih atas dasar fakta, yang sebenarnya dilakukan oleh para jurnalis, misalnya, adalah merekonstruksi kejadian berdasarkan data yang mereka dapat dan atas perspektif mereka.

Ya, silakan jika ingin mendebat pernyataan tersebut. Saya hanya mengemukakan pendapat saya. Jika ada pernyataan itu dinilai kontroversi dan patut disanggah, silakan saja. Saya terbuka untuk diskusi.

Menyusun, merangkai, dan menyajikan cerita merupakan hal yang sangat mengasyikkan bagi penulis. Lebih mengasyikkan karena darinya didapat uang. Double-bonuses.

Ketika melakukannya, seorang penulis dapat membuat dirinya terlempar dari dunia nyata. Masuk ke dalam dunianya sendiri. Dunia yang dia bentuk melalui susunan huruf yang dirangkai berdasar akal pikirannya.

Yang kemudian menjadi dilema adalah ketika dunia yang dibentuk itu menjadi begitu memesona. Terlalu mengagumkan untuk keluar darinya. Begitu menyakitkan untuk tersadar bahwa itu hanyalah dunia yang dibentuk berdasar akal pikiran.

Jika sudah begitu, situasinya akan sangat sulit. Akankah memikirkan akhir cerita dan dengannya dunia yang begitu memesona akan musnah, atau, terus tenggelam lebih dalam dan mengembangkan pikiran menjadi tidak terbatas agar dunia yang dibentuk menjadi tidak terhingga dan tidak akan pernah berakhir? Pilihannya ada pada penulis tersebut.

Sebagian penulis akan cukup puas dengan dunia memesona yang untuk sesaat dirasakannya. Sementara, ada pula yang begitu mencintai dunia yang dia bentuk. Tenggelam begitu dalam. Waktu demi waktu yang dilakukan adalah membuat inti dunia yang semakin dalam dan membawa diri untuk semakin terikat dengan inti dunia yang dia ciptakan. Kembali ke dunia nyata adalah berarti kematian baginya. Cerita harus terus berlanjut, tak peduli seberapa besar pengorbanan yang diperlukan untuk melakukannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s