She’s Playing a Hard Games

The-Canyons

The Canyons

2013-Amerika Serikat

Sutradara: Paul Schrader

Penulis: Bret Easton Ellis

Pemain: Lindsay LohanJames DeenNolan Gerard Funk, Amanda Brooks, dan Tenille Houston

Gadis pirang dengan noda di wajahnya yang selalu terlihat ceria sudah tidak ada lagi. Gadis itu sudah dewasa kini. Dia sudah menerjang dunia, mencari kebebasan. Bahkan, hingga kebablasan. Gadis berambut pirang itu menjadi liar. Mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi di bawah pengaruh alkohol. Dia ditangkap, direhabilitasi, dibebaskan, untuk kemudian ditangkap lagi dengan kondisi yang sama lalu mengulangi proses yang sama. Kejadian yang berulang beberapa kali. Berita tentang alkohol, mabuk, kebut-kebutan melebihi popularitas karyanya sebagai aktris. Sampai kemudian, saya menemukan film ini. Membaca sekilas bahasannya, bukan film yang menarik. Tapi ya sudahlah. Lagipula, saya sudah begitu rindu melihat gadis berambut pirang yang dahulu wajahnya selalu terlihat ceria.

Rambut pirang itu masih tetap ada. Hanya saja, warnanya kini lebih gelap. Noda di wajahnya pun masih terlihat – walau agak samar. Noda itu terlihat jelas ketika dia membuka pakaian. Tubuhnya yang sintal dihiasi noda-noda yang terlihat begitu jelas. Tunggu sebentar. Apa saya bilang tubuh sintal yang dihiasi noda-noda pada kulitnya? Anda mengerti yang saya maksud? Ada alasan khusus saya dapat mengatakan hal seperti itu.

Satu hal lain yang masih ada padanya adalah sepasang payudara besar yang membuatnya agak menjadi perbincangan. Masih ingat Herbie Fully Loaded (2005)? Seharusnya film ini ditujukan sebagai konsumsi anak-anak. Tetapi kemudian, film ini menuai protes. Masalahnya, pemeran wanita utama di film ini dianggap terlalu seksi untuk film anak-anak (maksudnya buah dadanya terlalu besar). Inilah untuk pertama kalinya saya melihat film anak-anak dengan sensor. Bahkan, sensor yang dilakukan pun tidak jelas karena tidak ada adegan dengan pakaian terbuka. Yang disensor adalah bagian tubuh tertentu dari pemeran utama wanita karena ukuran buah dadanya yang terlalu besar. Suatu hal yang menggelikan. Yang menjadi pertanyaan, salah siapa? Kalau menurut saya, yang pasti bukan salah si aktris. Dia mendapatkan peran itu dan lagipula buah dadanya alami. Dia diberkahi dengan buah dada berukuran besar yang sangat sulit dibuat agak kecil agar sopan untuk ukuran film anak-anak.

Sepasang buah dada berukuran besar itu masih ada. Masih utuh. Malah mungkin bertambah besar dibandingkan tahun 2005. Hanya saja, di film ini ada alasan yang kuat untuk menyensor buah dada itu – tidak seperti di Herbie Fully Loaded. Sederhana saja, karena sepasang buah dada yang sintal tersebut terlihat dengan jelas. Tidak dikungkung. Tidak tertutup atau tersamarkan. Dan itulah yang membedakan kehadirannya di film ini dengan film anak-anak sekitar sembilan tahun yang lalu. Lalu, jika sepasang buah dada yang sintal membuncah dengan bebas tanpa ada pembatas, dewasakah sang pemiliknya sekarang?

Secara usia, seharusnya iya – yang sangat diragukan melihat perilakunya dengan alkohol dan mobil di jalan raya. Dalam akting, hmmm…. ini yang sangat sulit dikatakan.

Bagi saya, penampilan Kristen Stewart di On The Road sepertinya yang paling buruk. Dalam artian di sini, ketika seorang aktris memberanikan diri membuka tubuhnya di depan kamera, yang diharapkan adalah penampilan akting yang dapa dinikmati. Bukan sekadar pamer tubuh indah ke khalayak. Di On The Road, Kristen Stewart memupuskan harapan saya akan hal itu. Saya hanya melihat tubuh sintal seorang remaja tanpa menikmati akting yang dia tawarkan. Dan pengalaman saya di film ini lebih buruk dari yang saya alami di On The Road. Sepasang buah dada berukuran besar nan sintal dengan puting kecil berwarna merah muda yang menggemaskan. Siapa yang tidak akan tergoda? Tapi, yang dibicarakan di sini adalah tentang kualitas akting. Tidak ada hubungannya dengan keindahan tubuh, apalagi buah dada besar dengan puting menggemaskan. Yang saya harapkan, sebelum menonton film ini, adalah usaha Lindsay Lohan untuk mengembalikan kariernya. Dia sudah dewasa. Minuman beralkohol sudah ditinggalkan. Dan kini sudah saatnya untuk mengembalikan karier yang sempat tenggelam. Saya berharap usaha yang begitu keras, sebuah pembuktian bahwa sebagai aktris dia masih memiliki sesuatu yang dapat diperhitungkan dan dapat membawa namanya kembali ke film-film popular. Hanya saja, harapan tinggallah harapan. Saya tidak melihat apapun di sini. Buah dada besar nan sintal dengan puting kecil yang menggemaskan pun tidak membuat saya terangsang. Dan jika hanya itu yang coba ditawarkan oleh Lindsay Lohan, dengan menjadi aktris yang berani mempertunjukkan tubuhnya tanpa didukung kualitas akting yang mumpuni, sebaiknya dia berpikir ulang tentang kariernya.

Contribute to Simple Survey

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s