Demi Promo Logika Dikalahkan?

Pertanyaan pertama: kenapa begitu tega menyiksa orang dengan mempertontonkan orang gemuk yang berjoget-enggak-jelas selama beberapa detik? Tapi, yang lebih penting dari itu, haruskah logika dikalahkan, dinomorsekiankan, demi promo?

Di Bulan Ramadan ini, Indosat mengadakan program gratis 3 hari 3 malam. Program ini lalu disiarkan kepada masyarakat, melalui berbagai media – salah satunya iklan di televisi. Sampai tulisan ini dibuat, ada tiga iklan yang dibuat untuk mempromosikan program ini, dan dalam tulisan ini hanya dua di antaranya yang akan dibahas.

Seorang pemuda bersama pacarnya sedang berjalan di depan rumah makan khas Padang. Melihat menu yang ditawarkan, sang wanita mengajak kekasihnya untuk mencoba makanan di rumah makan itu. Tapi, di depan rumah makan, orang-orang sudah mengantre. Sang pria lalu menerobos kerumunan dan berada di barisan terdepan antrean.

Saat di baris terdepan itu, seorang pegawai rumah makan meneriakkan nomor antrean. “33” begitu teriak pegawai tersebut. Kebetulan, nomor antrean yang disebut milik pria yang sedang berdiri tidak jauh dari pegawai yang menyebut nomor antrean. Sang pria yang menerobos antrean tadi lalu bertanya kepada pria pemilik nomor antrean tersebut, “Udah berapa lama mengantre?” Pria lalu menjawab, “Tiga hari tiga malam,” sambil tetap memegang handphone yang diletakkan dekat dengan telinganya. Sementara, pria yang menerobos tadi mendapatkan nomor antrean 123. Dia pun lalu bertanya, “Ngapain, dong, selama tiga hari malam?” Adegan dilanjutkan dengan penjelasan program sedang dipromosikan.

Awal melihat iklan ini, saya biasa-biasa saja. Tapi setelah beberapa kali, kok, sepertinya ada yang mengganggu – selain dari adegan pria gendut yang berjoget-enggak-jelas. Saya agak terganggu dengan permainan angka-angka di iklan ini. “33” dan “123”. Memang, dua nomor tersebut berhubungan erat dengan program yang dipromosikan, 3 hari 3 malam sementara 123 merupakan nomor yang harus dihubungi untuk bisa menikmati program yang ditawarkan. Tapi, logika saya tidak bisa menerima begitu saja.

Masalahnya, kalau pria yang mendapat nomor antrean 33 harus menunggu tiga hari tiga malam, apakah pemegang antrean 123 juga akan mengantre tiga hari malam? TIDAK.

Kalau nomor antrean 33 harus mengantre tiga hari tiga malam, berarti setiap harinya ada 11 nomor yang dipanggil. Dan jika pada saat itu nomor antrean 33 yang mendapat giliran, maka masih ada 90 nomor lagi untuk sampai ke nomor antrean 123. Dan dengan 11 nomor yang dipanggil setiap satu hari, berarti si pemegang nomor antrean 123 akan mengantre lebih dari tiga hari tiga malam.

Selain itu, sepertinya tidak logis – setidaknya menurut logika saya – ada orang yang rela mengatre tiga hari tiga malam untuk bisa makan di sebuah rumah makan khas Padang. Lagipula, sepertinya sangat jarang ada orang yang kuat bertahan tiga hari tiga malam tanpa makan. Dan, terakhir, apakah ada handphone yang baterainya bertahan untuk pemakaian tiga hari tiga malam?

Pertanyaan terakhir juga berlaku untuk iklan promo Indosat berikutnya. Di iklan ini, keluarga pria yang menerobos antrean tadi sedang melakukan perjalanan mudik dan terjebak di kemacetan – selama tiga hari tiga malam.

Yang paling aneh dalam iklan ini ada semua anggota keluarga di mobil itu terlihat sangat ceria walau sudah terjebak kemacetan selama tiga hari tiga malam? Logis saja, terjebak kemacetan beberapa jam saja raut wajah orang bisa berubah 180 derajat, apalagi sampai tiga hari tiga malam. Sangat sulit membayangkan ada keceriaan dari orang-orang yang mengalaminya.

Fungsi iklan memang untuk menjadi media promosi. Dan, penekanan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan program yang dipromosikan memang hal yang lumrah. Tapi, apakah penekanan harus dilakukan secara semena-mena, tanpa mengindahkan logika?

Contribute to Simple Survey

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s